Selasa, 08 April 2008

Trotoar ..oh ...Trotoar


Buat ...... rekan-rekan pembaca yang sering menyusuri jalan sepanjang Ir. H. Juanda antara Kantor Jiwasraya s/d Astra International pasti mengalami kesulitan untuk melalui trotoarnya. Padahal jalan tersebut paralel dengan kantor Sekneg dan Binagraha tempat Bapak Presiden berkantor.
Dimulai dari pojokan juanda 3 ada toko roti Caramia bakery yang didepannya banyak penjual kaki lima (ini masih mending enggak seberapa..ada tukang koran yang digelar, repair jam, tukang rokok.... )
Disebelahnya terdapat Rumah makan Jimbaran yang menjual ikan bakar dan aneka sea food dimana pegawainya masak di depan rumah makan tersebut. ..Pasti aja trotoar didepannya jadi berwarna hitam licin karena berminyak... duh pokoknya jelek deh... Beberapa meter kemudian ada sekolahan santa maria dimana didepannya banyak pedagang untuk anak-anak sekolahan ada yang jual somay, batagor, bakso, tukang mainan anak-anak, tukang es dll... cukup susah lewat situ apalagi kalau pas pulang bubaran sekolah...
Disebelah sekolahan ada kantor yang lumayan bonafid yaitu Dana Pensiun BI yang ditrotoarnya penuh dengan parkiran motor jumlah motornya ada kali 50 ...... Trotoar ini cuma 1 orang yang bisa lewat.. kalau ada orang dari arah yang berlawanan... kita harus siap-siap disenggol.
Disebelah Dana Pensiun BI... ada Rumah makan Padang Saribundo yang rasa dan harganya selangit... didepannya banyak tukang buah-buahan dan beberapa orang pengemis. Agak longgar ketika berjalan ditrotoar depan rumah makan riungsari punyanya Titi Kamal (harganya sih cukup mahal.tapi rasanya kurang maknyuusss) dan restauran Gubeng. Kemudian barulah bisa lega berjalan di depan Bank Mandiri sampai dengan Astra Internasional. Itu trotoar di jalan utama... Gimana trotoar lainnya ya.....

1 komentar:

Anonim mengatakan...

nasib trootoar di jalan non protokol lebih parah lagi mbak.

jalanannya penuh dengan bekas galian. selokan gak terawat, dan haltebus sudah diisi sama kios pedagang kaki lima

*seorang yang mendambakan trotoar yang nyaman utk pejalan kaki sejati spt saya*